Perawatan Kambing Etawa Pejantan


Kambing Etawa

Ternakkambing.com-Kambing Etawa merupakan jenis kambing yang populer saat ini. Sangking populernya, kambing etawa sering dijadikan sebagai kambing pameran dalam even-even peternakan di Indonesia. Saat ini ada beberapa macam even lomba kambing mulai dari tingkat daerah atau kabupaten sampai tingkat provinsi dan nasional. Even lomba pameran kambing etawa di tingkat kabupaten yaitu even pameran kambing Etawa Kabupaten Purworejo yang sudah sering diadakan setiap tahunnya pada bulan-bulan juli sampai Agustus. Sedangkan untuk tingkat nasional sendiri even kambing etawa se-nasional adalah Jambore ternak se-Nasional yang diadakan di Cibubur. Even-even kambing etawa bertujuan untuk menemukan bibit unggul yang bisa menjadi bibit kambing-kambing selanjutnya. 
Baca juga:
Kambing etawa adalah kambing yang berasal dari India daerah yang bernama Jamnapari. Nama asli kambing etawa adalah kambing Jamnapari. Kambinig etawa memiliki perawakan yang tinggi dan berukuran panjang dengan telinga yang menggelantung dengan panjang antara 30 cm sampai 50 cm. Kambing etawa merupakan jenis kambing yang mampu memproduksi susu dalam jumlah banyak jika dibandingkan dengan kambing jenis lainnya. kambing etawa yang mengikuti kontes perlu penanganan dan perawatan yang agak khusus dibandingkan dengan kambing yang tidak diperuntukkan mengikuti kontes. Untuk menghasilkan kambing etawa yang memiliki postur dan ukuran tubuh yang luar biasa, maka kambing perlu dihasilkan dari ternak kambing yang memiliki ukuran yang besar juga baik pejantan kambing etawa maupun betina kambing etawa.


Cara Perawatan Kambing Etawa Jantan Super

Untuk mendapatkan anakan kambing etawa super tidak bisa sembarangan hanya memilih indukan yang biasa-biasa saja. Perlu pemilihan atau seleksi indukan yang memiliki ukuran jumbo dan sehat juga. Setelah didapat dan dihasilkan anakan dari indukan kambing yang berkualitas dengan medapatkannya dari hasil pembelian kontes maupun dari hasil memelihara indukan betina, maka perlu dilakukan perlakuan perawatan cempe atau kambing etawa pejantan muda dengan cara-cara berikut ini:

  • Kambing etawa jantan yang masih berusia tiga bulan dikandangkan bersama dengan kambing-kambing lainnya hingga mencapai usia 6 bulan

  • Selama usia kambing tiga bulan mencapai 5 bulan hindari pemberian pakan yang terlalu basah atau pucuk rumput karena akan membuat kambing mencret dan terganggu masa pertumbuhannya. Jika perlu berilah cemoe kambing susu formula sampai usia 5 bulan untuk menunjang pertumbuhan tulang dan gigi kambing cempe tersebut. 
Baca juga:
  1. Obat Sakit Mata Kambing (Pink Eye)
  2. Manfaat Rumput Odot Bagi Kambing
  3. Kambing Tidak Mau Menyusui Anaknya
  • Berikanlah ransum pakan kambing dengan komposisi hijauan sebanyak 85% dan konsentrat 15%. Komposisi ini memungkinkan kambing muda mendapatkan lebih banyak protein dan mineral dari pakannya ketimbang hanya mendapatkan air dari kandungan hijauan yang dikonsumsinya.

  • Perawatan kambing secara intensif tidak boleh terhenti sampai kambing tersebut mencapai usia 6 bulan karena kambing akan terus tumbuh dan terhenti mencapai umur 12 bulan.

  • Potonglah kuku kambing sekali setiap bulan untuk menghindari terdapat kotoran yang membawa bakteri penyebar penyakit.
Baca juga:
  1. Kambing Cacat dan faktor Penyebabnya
  2. Gambar Kandang Kambing Sederhana Tapi Modern
  3. Dampak Negatif Pakan Fermentasi

  • Berikanlah obat cacaing secara rutin dua bulan sekali untuk membunuh cacing yang merugikan ternak kambing dan menghambat pertumbuhan kambing.

  • Hindari pemberian pakan yang mengandung tanin terlalu banyak seperti daun singkon, daun teh dan sebagainya.

  • Kambing yang sudah menginjak usia 6 bulan sebaiknya dikandangkan secara sendiri-sendiri untuk lebih mengontrol kesehatan kambing. apabila kambing dicampurkan, dikahawatirkan kambing akan mudah terserang penyakit yang ditularkan oleh kambing lainnya.

  • Gantilah air minum kambing setiap pagi dan sore. Sebaiknya berikan air minum kambing menggunakan kran otomatis sehingga tidak dihinggapi lalat atau terkena debu yang menjadi perantara bakteri pembawa penyakit.

  • Pemberian jamu pada kambing juga penting dilakukan untuk merangsang nafsu makan kambing dan juga mengurangi jumlah cacing di dalam perut kambing. jamu yang bisa diberikan pada kambing bisa dibuat dari bahan-bahan yang ada di sekitar kita seperti temulawak, kunyit, temuireng, daun pepaya dan lainnya.

  • Usahakan untuk tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan kandang kambing sehingga kambing tidak mudah terserang  penyakit dan tidak mudah stres yang akan mengganggu pertumbuhan kambing.
Baca juga:
  1. Dampak Daun Pepaya Terhadap Kambing
  2. Cara Ternak Kambing Etawa “Persiapan Kandang Dan Lokasi Kandang yang Tepat”
  3. Cara Meningkatkan Produksi Susu Kambing Etawa

  • Untuk menjaga agar kambing tidak stres dan juga sebagai olahraga untuk melatih otot kambing maka peternak perlu mengeluarkan kambing dari kandang 3 hari sekali untuk berjalan-jalan di sekitar kandang dan bermain. Hal ini akan memicu pertumbuhan kambing dengan baik.

  • Pemeriksaan kesehatan penting dilakukan dengan memeriksa bagian mata, perut, kuku, serta mulut kambing. jika ada perubahan maka sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter hewan untuk mendapatkan solusi jika ada masalah terkait kambing etawa jantan yang kita pelihara.

  • Setelah kambing berusia 12 bulan ke atas, maka peternak sudah bisa mencoba kambing etawa tersebut untuk mengikuti kontes kambing. hal-hal yang diperlukan sebelum kambing diikutkan kontes adalah kambing perlu diberikan perawatan intensif sampai waktu menjelang dilaksanakannya kontes kambing tersebut.

Demikianlah ulasan mengenai perawatan ternak kambing etawa pejantan. Semoga tulisan tentang Perawatan Kambing Etawa Pejantan dapat bermanfaat bagi pengetahuan saudara. Silahkan tulis di komentar  yang ada di bawah tulisan ini jika ada hal-hal yang ingin disampaikan atau ditanyakan. Mohon maaf jika tulisan ini tidak sempurna. Terima kasih telah membaca tulisan ini.
Tulisan terkait:

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Perawatan Kambing Etawa Pejantan"

Posting Komentar