Kambing Cacat dan faktor Penyebabnya


Genetik Kambing

Ternakkambing.com-Kambing merupakan hewan mamalia yang berkembang biak dengan cara melahirkan. Kambing merupakan jenis ternak ruminansia kecil selain domba. Secara penampilan fisik, kambing dan domba adalah binatang yang hampir sama. Tetapi secara genetik, kambing dengan domba sangatlah berbeda.

Jika berbicara masalah genetik, setiap kambing yang dilahirkan akan selalu mewarisi genetik yang dimiliki induknya. Pengertian genetik secara umum adalah karakter atau sifat bawaan yang dimiliki oleh mahluk hidup (dalam konteks bahasan ini kambing) yang diwariskan dari induk (baik jantan maupun betina) ke anakannya. 
Baca juga:
  1. Gambar Kandang Kambing Sederhana Tapi Modern
  2. Efek Negatif Gedebok Fermentasi Pakan Kambing
  3. Dampak Negatif Pakan Fermentasi

Dalam ilmu peternakan, pembahasan genetik merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan usaha peternakan. Semisal, jika kita ingin menghasilkan  kambing dengan kemampuan memproduksi susu dalam jumlah yang besar, maka pilihlah kambing etawa yang secara genetik memang memiliki sifat untuk memproduksi susu dengan jumlah lebih banyak daripada kambing kacang. Jika kita memilih jenis kambing kacang untuk memproduksi susu dalam jumlah banyak, maka pilihan tersebut tidaklah tepat karena kambing kacang bukan merupakan jenis kambing yang memiliki sifat genetik untuk memproduksi susu dalam jumlah banyak.

Hubungan Genetik dengan Kambing Cacat

Genetik kambing dengan kecacatan pada kambing memiliki hubungan yang erat. Apabila indukan kambing mengalami suatu kecacatan semisal kondisi ambing yang tidak sempurna, maka salah satu dari keturunan indukan tersebut juga akan mengalami. Genetik suatu mahluk hidup termasuk kambing akan selalu diwariskan kepada keturunannya. Hal ini dapat menjadi tanda bahwa genetik tidak bisa dirubah, yang ada hanyalah diturunkan atau diwariskan.

Faktor Penyebab kambing Cacat

Beberapa kejadian aneh yang sering terjadi dan menggemparkan dunia adalah suatu kondisi kejadian kambing dilahirkan dengan ciri-ciri yang sangat berbeda dengan kambing umumnya. Ada beberapa kejadian kambing cacat dengan tidak memiliki daun telinga sebelah, ada kambing cacat dengan tidak memiliki ambing sebelah, ada juga kambing cacat yang lahir dengan hanya tiga kaki. Hal-hal tersebut terkadang sangat menggemparkan masyarakat dan sering dikaitkan kejadian-kejadian mistis atau mitos setempat. Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan kambing mengalami cacat saat dilahirkan.
Baca juga:
  1. Dampak Daun Pepaya Terhadap Kambing
  2. Cara Ternak Kambing Etawa “Persiapan Kandang Dan Lokasi Kandang yang Tepat”
  3. Cara Meningkatkan Produksi Susu Kambing Etawa

Faktor Genetik

Seperti disebutkan di atas bahwa faktor genetik induk kambing akan selalu diturunkan kepada anakan kambing. di dalam genetik sendiri ada faktor gen yang disebut sebagai gen reseif dan gen dominan. Gen resesif adalah gen yang jarang muncul dan biasanya gen resesif adalah gen yang menampilkan kerusakan secara sifat yang ditimbulkan. Sedangkan gen dominan adalah gen yang sering muncul karena sifatnya mendminasi dan mengalahkan gen lainnya. suatu ketika gen resesif bertemu dengan gen resesif bagus bertemu dengan gen dominan yang bersifat buruk, maka hal yang terjadi adalah sifat yang dimunculkan adalah sifat buruk karena gen yang lebih dominan adalah sifat buruk contohnya mudah terinfeksi bakteri atau virus.

Faktor Perkawinan

Hal kedua yang sering terjadi di masyarakat adalah terjadinya perkawinan sedarah atau biasa disebut sebagai inbreeding. Inbreeding sebetulnya sangat merugikan dan perlu dihindari oleh para peternak karena dengan dilakukannya perkawinan inbreeding akan memunculkan sifat gen resesif yang merugikan seperti cacat pada kaki dan lain-lain. Manajemen pencatatan kelahiran dan garis keturunan sangatlah penting dalam suatu usah peternakan. Inbreeding sering terjadi pada peternakan yang dilakukan secara tradisional dengan digembalakan secara bersama dengan dicampur jantan dan betina dewasa. Akibatnya, kambing juga tidak mengetahui dan tidak menghiraukan apakah yang ia kawini adalah keturunannya atau saudar dekatnya yang bisa memungkinkan munculnya sifat buruk resesif.


Faktor Makanan dan Obat-obatan

Faktor pakan dapat juga memicu kambing mengalami cacat bawaan. Hal ini karena dalam perut induk kambing, janin membutuhkan nutrisi dan vitamin yang cukup, apabila hal ini tidak terpenuhi maka organ yang terbentuk akan sulit berkembang dan akhirnya mati.
Obat-obatan dan vaksin yang memiliki dosis yang tinggi dapat berbahaya bagi janin kambing yang masih dalam masa pembentukan organ. Obat yang terlalu keras dapat merusak jaringan pada janin kambing.
Baca juga:
  1. Cara Mengatasi Induk Kambing Yang Tidak Keluar Air Susu
  2. Cara Menangani kelahiran Kambing
  3. Cara Mempermudah Kambing Melahirkan

Virus dan Bakteri

Virus dan bakteri merupakan organisme mikroskopis yang berukuran sangat kecil. Virus dapat masuk ke tubuh kambing melaui makanan, minuman bahkan udara. Virus yang masuk ke dalam tubuh kambing terutama di rahim dapat menyebabkan kerusakan pada janin. 

Beberapa jenis virus menyerang sel dan memicu kerusakan sel pada janin sehingga dapat mengakibatkan janin mengalami kerusakan organ sejak di dalam kandungan. Pada kondisi seperti ini biasanya janin akan mati. Akan tetapi, jika janin dapat mempertahankan diri, maka ada kekurangan secara fisik pada kambing saat dilahirkan seperti cacat tidak memiliki telinga, ambing, kaki, dan bahkan kepala. 

Itulah ulasan tentang cacat pada kambing saat dilahirkan. Semoga tulisan tentang Kambing Cacat dan faktor Penyebabnya akan bermanfaat bagi para pembaca.  Jika ada hal-hal yang ingin disampaikan dan ditanyakan silahkan tulis pada kolom komentar di bawah tulisan ini. Mohon maaf jika dalam penulisan ini masih banyak memiliki kekurangan. Terima kasih.
Baca juga:

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kambing Cacat dan faktor Penyebabnya"

Posting Komentar