Cara Ternak Kambing Potong


Kambing Potong

Ternakkambing.com-Kambing potong adalah jenis kambing yang dibudidayakan dan diperuntukkan agar bisa dimanfaatkan dagingnya karena memiliki kualitas daging yang baik. Kambing potong biasanya hanya dipelihara sampai kambing tersebut mencapai ukuran optimal dan siap untuk dipotong. Di Indonesia sendiri, belum ada usaha atau peternakan yang fokus untuk memproduksi kambing potong. Saat ini peternakan kambing di Indonesia baru mampu untuk menyiapkan kambing untuk kurban dan akikah karena pasar yang masih sangat luas adalah pasar hari raya kurban dan pasar akikah. Untuk saat ini, pasar kambing di Indonesia hanya sebatas pasar sate kambing. Belum ada perusahaan yang fokus terhadap olahan daging kambing kemasan.
Baca juga: Manfaat Susu Kambing Etawa Lengkap


Jenis Kambing Potong


Kambing potong di Indonesia ada beragam jenisnya. Bahkan jenis kambing perah terkadang digunakan sebagai kambing potong. Beberapa jenis kambing potong yang memiliki kualitas daging baik serta mampu tumbuh dengan cukup cepat adalah kambing boer, kambing boerawa, dan kambing boerka. 

Kambing Boer

Kambing Boer merupakan kambing potong yang berasal dari Afrika Selatan. Kambing Boer memiliki kualitas daging yang paling bagus di antara jenis kambing lainnya. Kambing boer jantan mampu tumbuh mencapai bobot 150 kg. Selain itu, jumlah karkas kambing boer adalah sebesar 50%.


Kambing Boerawa

Kambing boerawa adalah jenis kambing pedaging hasil dari persilangan antara kambing boer dan kambing etawa. Kambing boerawa memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dari indukannya yakni kambing boer maupun etawa. Pertumbuhan kambing boerawa juga bisa mencapai bobot 150 kg, bahkan bisa mencapai 160 kg untuk boerawa pejantan. Sedangkan persentase karkas kambing boerawa adalah 46-48%.

Kambing Boerka

Kambing Boerka adalah jenis kambing hasil persilangan antara kambing boer dan kambing kacang. Kambing boerka mewarisi sifat dari kedua induknya. Karena mewarisi sifat kedua induknya maka kambing boerka memiliki bobot tubuh yang lebih besar dari kambing kacang biasa dan memiliki ketahanan tubuh yang lebih baik dari kambing boer.


Keuntungan Ternak Kambing Potong

Beberapa keuntungan ternak kambing potong yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut:

Keuntungan berupa material atau uang

Sangat tidak mungkin jika ternak kambing potong tidak mendapatkan untung. Apalagi pada saat ini peluang pasar kambing terbuka lebar baik itu dari dalam negeri maupun luar negeri. Pasar luar negeri meliputi negara kawasan Timur Tengah yang cukup tinggi permintaan kambing per tahunnya.

Keuntungan berupa kesenangan batin

Jika Anda adalah pehobi yang suka memelihara kambing, maka dengan memelihara kambing Anda akan mendapatkan kesenangan sehingga Anda akan terhindar dari stress yang menyebabkan sakit stroke, jantung dan lain-lain.

Mendapatkan Relasi atau Hubungan dengan lebih banyak orang

Pada saat ini, banyak pehobi dan juga peternak yang memiliki ikatan semacam komunitas. Dengan memelihara kambing potong maka Anda akan mendapatkan teman dan saudara yang lebih banyak lagi.

Peluang Usaha Ternak Kambing Potong

Beberapa peluang usaha ternak kambing potong adalah:

Pasar kambing potong masih terbuka lebar

Peluang usaha ternak kambing potong masih sangat terbuka lebar. Meningkatnya jumlah populasi manusia menjadi tantangan tersendiri bagi kita. Akan tetapi hal ini menjadi peluang untuk kita karena dengan bertambahnya jumlah populasi manusia, maka jumlah konsumen juga meningkat. Tidak berbeda dengan peluang pasar kambing potong. Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduknya adalah muslim, hal ini menandakan bahwa kebutuhan akan ternak kambing potong setiap waktunya selalu ada. Kebutuhan ternak kambing potong sebagai kambing akikah ataupun kambing qurban yang merupakan salah satu kewajiban bagi umat muslim.

Banyaknya penelitian tentang kambing

Saat ini sudah banyak penelitian tentang teknologi pemuliabiakkan ternak kambing. Hal ini akan sangat membantu para peternak untuk meningkatkan produktivitas ternak kambing potong.

Ketersediaan lahan peternakan yang masih luas

Indonesia memiliki lahan yang luas, sehingga hal ini bisa menjadi salah satu keuntungan dan sekaligus peluang bagi peternak. dengan lahan yang luas, maka peternak tidak akan mengalami kesulitan mendapatkan pasokan dengan memanfaatkan limbah pertanian seperti dedak, bekatul, ampas tahu, daun singkong, ampas singkong dan lain-lain.


Tahap Pemeliharaan Kambing Potong

Dalam praktiknya, kambing dipelihara dengan cara semi intensif dan intensif. Pemeliharaan intensif membutuhkan penanganan serta perhatian yang maksimal setiap harinya. Dalam pemeliharaan intensif, kambing dibesarkan dalam kandang koloni maupun kandang individual. Beberapa kegiatan yang perlu dilakukan dalam tata cara ternak kambing potong adalah:


Kegiatan pemeliharaan rutin harian

Kegiatan pemeliharaan rutin harian yang perlu dilakukan oleh peternak adalah:
  • Pembersihan kandang kambing secara rutin di pagi hari
  • Pembersihan tempat pakan, minum dan juga lantai kandang
  • Mempersiapkan pakan dan juga minuman ternak

Kegiatan yang tak terjadwal

Beberapa kegiatan yang tak terjadwal yang biasa dilakukan dalam pemeliharaan ternak adalah:

Potong kuku

Pemotongan kuku kambing bertujuan untuk menghindarkan infeksi pada kuku kambing. Selain itu, pemotongan kuku juga bertujuan untuk menghindarkan sumber penyakit berupa bakteri dan virus yang bersembungi di sela-sela kuku. Pemotongan kuku juga bertujuan agar kambing tidak kesusahan dalam berjalan.


Kastrasi

Kastrasi adalah pemotongan organ pembentuk sperma kambing pejantan. Tujuan dilakukannya kastrasi adalah untuk memacu pertumbuhan dan pertambahan bobot tubuh kambing supaya lebih cepat. Tindakan kastrasi di Indonesia tidak umum dilakukan karena beberapa fungsi dari kambing pejantan adalah sebagai kambing qurban yang mensyaratkan kambing sempurna tanpa cacat sedikitpun. Tindakan kastrasi juga seringkali mengakibatkan kambing mengalami stres dan tidak mau makan dlam beberapa hari sehingga sebenarnya tidaklah ekonomis.

Pengobatan cacing

Pemberian obat cacing bertujuan untuk mensterilkan kambing dari gangguan cacing yang menghambat eprtumbuhan kambing. Kambing diberikan obat cacing secara rutin sebanyak 3 bulan sekali. Beberapa obat cacing yang digunakan untuk mengobati kambing adalah albandazole 10-20 mg/kg berat kambing, febendazole 10 mg/kg berat kambing, dan valbazen 0,2-0,25 cc/kg berat kambing. Ada juga obat cacing yag diberikan melalui injeksi yaitu obat dovanile 0,1 cc/kg berat kambing.

Penandaan tanda pengenal

Pemberian tanda apada kambing bertujuan untuk mengetahui identitas kambing. Jadi identitas disini bertujuan untuk mengetahui umur serta perkembangan pertumbuhan kambing. Pemberian tanda pengenal lebih baik di pasang di bagian telinga.

Pemotongan tanduk

Pemotongan tanduk berguna untuk menghindarkan kecelakaan pada kambing akibat berkelahi. Kambing merupakan hewan yang cukup agresif dan kerap kali menggunakan tanduk sebagai senjatanya. Pemotongan tanduk ini bertujuan untuk menghindarkan kambing dari cidera akibat berkelahi.

Vaksinasi

Vaksinasi kambing berguna untuk mencegah kambing dari serangan virus berbahaya penyebab penyakit berbahaya seperti antraks dan PMK. Pemberian vaksinasi penting sekali dilakukan karena kambing yeng sudah terkena penyakit berbahaya seperti orf, PNK dan antraks akan sangat mudah sekali menuarkannya kepada kambing lainnya bahkan manusia.

Demikianlah bahasan mengenai pemeliharaan ternak kambing. Semoga tulisan tentang Cara Ternak Kambing Potong dapat bermanfaat bagi para pembaca. Terima kasih.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Ternak Kambing Potong"

Posting Komentar