Panduan Lengkap Cara Beternak Kambing Sukses Untuk Pemula


Daging Kambing


Ternakkambing.com-Di Indonesia, jenis ternak yang sangat umum diperjual belikan di masyarakat adalah sapi. Selain sapi, kambing juga saat ini mulai dikenal secara luas oleh masyarakat dan konsumen. Daging kambing terkenal memiliki bau prengus. Selain berbau prengus, daging kambing memiliki cita rasa khas yang tidak terdapat pada daging hewan lainnya. Masyarakat biasanya menjadikan daging kambing sebagai masakan seperti sate, gulai dan juga opor.

Saat ini, daging kambing serta olahannya mulai populer di kalangan masyarakat baik yang tua maupun muda. Malahan, daging kambing menjadi favorit seperti di tempat makan sate atau gulai. Permintaan terhadap daging kambing yang selalu meningkat terkadang tidak sesuai dengan produksi daging kambing yang dihasilkan. Bahkan terkadang untuk memenuhi permintaan daging kambing, betina kambing yang masih muda pun dipotong untuk memenuhi permintaan pasar seperti warung sate atau warung makan yang menyediakan gulai kambing.

Selain dapat dimanfaatkan dagingnya, dewasa ini ada juga jenis kambing yang dapat menghasilkan susu dalam jumlah banyak perharinya yang mencapai 5 sampai 6 liter. Tidak tanggung-tanggung, harga jual susu kambing dapat mencapai Rp 50.000,- per liter. Artinya, jika Anda memiliki 10 ekor kambing dan rata-rata dapat memproduksi 40 liter, maka dalam sehari Anda bisa mendapatkan Rp 2.000.000,-. Selain daging dan susu, kotoran kambing juga banyak dicari guna dijadikan pupuk organik oleh para petani yang menjalankan usaha budidaya padi organik. Tentunya usaha ternak kambing saat ini sangat menjanjikan bukan? Lalu, apa saja yang perlu dipersiapkan dalam memulai usaha ternak kambing potong atau kambing pedaging? Dalam tulisan di bawah ini akan kami coba jelaskan mengenai pedoman-pedoman beternak kambing bagi pemula usaha ternak kambing.
Cara-cara Beternak Kambing, coba baca tulisan di bawah ini untuk mendapatkan panduan lengkap


Persiapan Lahan Pakan Kambing

Untuk memulai usaha ternak kambing, hal yang perlu Anda persiapkan sebaiknya adalah mengenai lahan pakan. Lahan pakan merupakan salah satu sumber atau tempat untuk kita mendapatkan pakan bagi kambing yang kita pelihara. Kenapa lahan pakan menjadi penting? Saat ini, cukup sulit bagi para peternak, terutama peternak pemula yang baru saja ingin memulai usahanya untuk bisa mendapatkan suplai makanan bagi ternaknya secara kontinyu dan tersedia terus-menerus. Hal inilah yang perlu diperhatikan bagi peternak pemula karena dalam menjalankan usaha peternakan, pengeluaran yang terbesar pada saat usaha berjalan adalah biaya pakan. Oleh karena itu, hendaknya bagi Anda yang ingin memulai usaha ternak, persiapkanlah lahan pakan untuk ternak Anda.

Lahan pakan yang perlu Anda sediakan, setidaknya mampu untuk memnuhi kebutuhan pakan keseharian kambing Anda. Jika Anda memiliki lahan yang cukup luas, sebaiknya Anda menyiapkan lahan tersebut khusus sebagai lahan pakan kambing Anda. Untuk pakan yang bisa disiapkan berupa daun-daunan seperti nangka, jambu biji, lamtoro, daun akasiah. Atau mungkin jika Anda sudah memiliki kebun seperti kebun kakao, kebun nangka, kebun jagung atau kebun kayu akasiah dapat Anda manfaatkan untuk pakan kambing Anda.


Persiapan Kandang Kambing dan Lokasi Kandang Kambing

Bagi pemula usaha ternak kambing, langkah kedua dalam menjalankam usaha ternak kambing adalah menyiapkan kandang kambing dan lokasi kandang kambing. Hal ini penting karena kandang berfungsi  untuk menjaga kambing dari cuaca dingin, panas dan hujan serta melindungi ternak dari serangan binatang buas seperti ular. Selain itu kandang juga berfungsi sebagai tempat berlindung dari berbagai penyakit akibat cuaca maupun cacing.

Lokasi kandang sebaiknya tidak berada di tengah-tengah pemukiman warga atau berda tepat di samping rumah tetangga atau rumah kita sendiri karena akan sangat mengganggu kesehatan udara. Sebaiknya jarak kandang minimal dari rumah adalah 10 meter. Jika Anda memiliki lahan yang luas, sebaiknya gunakanlah lahan tersebut khusus untuk perkandangan kambing untuk upaya persiapan berkembangnya usaha ternak kambing Anda. Bangunan yang perlu disediakan dalam usah ternak kambing ada beberapa yaitu kandang kambing pembesaran, kandang kambing anakan, kandang kambing indukan, gudang pakan, gudang alat dan juga rumah jaga jika lokasi kandang jauh dari rumah. Selain itu, hal yang tak kalah penting adalah sarana penunjang lain sperti air, dalam hal ini berarti kita membutuhkan sumber air seperti sumur. 
Baca juga : Cara Beternak Kambing Boer Secara Tepat dan Sukses Tanpa Merugi

Ukuran Kandang

Ukuran kandang ada beberapa macam tergantung tujuan dan kebutuhan usaha Anda. Jika Anda ingin menekuni usaha pembesaran kambing, maka Anda perlu menyiapkan kandang pembesaran dengan ukuran 1,5 x 1,5 meter. Untuk ketinggian kandang dari tanah lebih baik setinggi satu meter guna mencegah timbulnya berbagai penyakit seperti antraks. Selain itu dengan kandang yang berupa kandang panggung, akan memudahkan Anda untuk melakukan pembersihan. Sebaiknya pada bawah kandang atau lantai bawah kandang dibuat dengan semendengan tujuan untuk memudahkan pembersihan kotoran atau untuk mengambil kompos kotoran kambing.


Bahan atau material pembuat kandang

Bahan atau materilan pembuat kandang sebaiknya menggunakan bahan-bahan yang awet dan tahan lama. Bahan-bahan dalam pembuatan kandang di antaranya sebgai berikut

Atap

Untuk atap sebaiknya menggunakan asbes atau genteng, hal ini dikarenakan dengan menggunakan atap genteng atau asbes agar dapat menjaga suhu di dalam kandang tidak terlalu panas jika matahari sedang terik.

Kayu

Sebaiknya kayu yang digunakan sebgai pijakan dan sekat kandang menggunakan kayu yang tahan lapuk tetapi tidak terlalu berat. Selain itu, sebaiknya pilihlah kayu yang memiliki harga yang tidak terlalu mahal karena untuk menghemat pengeluaran atau anggaran.


Persiapan Bibit atau Pemilihan Bibit

Sekarang ini banyak sekali jenis kambing yang bisa diternakkan di Indonesia. Adapun di Indonesia sendiri sudah ada sekitar 15 an jenis kambing yang dapat diternakkan. Sementara di dunia sendiri ada lebih dari dua puluh jenis kambing yang dapat diternakkan.

Untuk memulai usaha peternakan kambing, hal yang utama untuk diperhatikan adalah terkait mengenai pemilihan bibit kambing atau indukan. Usahakan memilih bibit yang berkualitas, sehat dan subur. Untuk jenis-jenis kambing dan kelebihannnya dapat anda baca di blog ini.

Pemberian Pakan

Usaha ternak kambing adalah usaha yang tidak pernah lepas dari yang namanya manajemen pakan. Manajemen pakan adalah pengaturan pemberian pakan untuk ternak kambing supaya kambing mampu bertahan hidup dan berkembang biak secara normal untuk mempertahankan hidupnya. Pada umumnya kambing diberi pakan dua kali sehari yakni pada pagi hari dan sore hari. Selain itu, untuk ternak kambing yang dipelihara secara intensif juga membutuhkan suplai air minum untuk memenuhi kebutuhan cairan. Pakan yang dimaksud disini meliputi rerumputan dan dedaunan yang dapat kita dapatkan dari lahan pakan yang sudah kita siapkan.

Pengaturan perkawinan

Hal terpenting untuk mengembangbiakkan ternak kambing adalah pengaturan perkawinan. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi perkawinan sedarah atau inbreeding karena akan dapat memunculkan sifat jelek resesif dari masing-masing indukan. Oleh karena itu, dalam ternak kambing yang sudah mencapai skala besar yakni lebih dari dua ratus ekor, sebaiknya dilakukan pencatatan untuk menghindarkan dari terjadinya inbreeding.

Pencatatan Kelahiran

Tidak hanya manusia yang dilakukan pencatatan kelahiran, ternyata kambing juga perlu dilakukan pencatatan kelahiran. Hal ini bertujuan untuk mengetahui dari garis keturunan dan juga umur ternak. Apabila hal ini dilakukan, maka akan memudahkan peternak untuk mengetahui kapan saatnya kambing tersebut dapat disapih ataupun dikawinkan.

Pemisahan Kandang

Perlu diketahu, dalam ternak skala menengah, harus sudah mulai dilakukan pemisahan kandang yakni baik indukan, anakan usia sapih dan pejantan. Hal ini dilakukan untuk mengefektifkan pemeliharaan. Selain itu, pemisahan ini juga utnuk menghindarkan kawin sedarah atau inbreeding.

Pemasaran dan Penjualan

Pemasaran dan penjualan merupakan kunci penting ataupun ujung tombak dari terlaksananya usaha ternak kambing. Hal ini dikarenakan ternak kambing merupakan usaha yang bertujuan untuk menghasilkan profit atau untung. Oleh karena itu perlu anda ketahui beberapa strategi pemasaran kambing yang dapat anda lakukan saat ini di antaranya melalui penjualan di pasar kambing, pemasaran lewat iklan, pemasaran melalui jama’ah masjid dan lain-lain.

Itulah beberapa langka untuk Anda yang sedang bersiap diri menjadi peternak kambing. Semoga artikel mengenai Panduan Lengkap Cara Beternak kambing Sukses Untuk Pemula dapat meningkatkan wawasan dalam beternak kambing. Sekian tulisan ini, terima kasih sudah membacanya.
Tulisan terkait: 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Panduan Lengkap Cara Beternak Kambing Sukses Untuk Pemula "

Posting Komentar