Daging Kambing Berdampak Pada Tekanan Darah Tinggi, Hindari Konsumsi Daging Kambing Berlebihan


Pengertian Tekanan Darah Tinggi


Ternakkambing.com-Tekanan darah tinggi atau Hipertensi  merupakan suatu kondisi yang terjadi pada tubuh manusia pada saat tekanan darah sistolik > 140 mmHg dan atau diastolik > 90 mmHg (WHO, 2013). Kondisi Hipertensi atau tekanan darah tinggi seringkali menyerang orang-orang usia lanjut bahkan orang dewasa dengan usia di atas 30 tahun. Pada umumnya tekanan darah tinggi sangat berhubungan erat dengan penyakit berbahaya lainnya seperti serangan jantung koroner, gagal jantung, gagal ginjal, bahkan stroke. 

Menurut AHA (American Heart Assosiation), menyebutkan bahwa tekanan darah tinggi hampir dialami oleh 10% atau sebanyak  65 juta orang dan 28% atau sebanyak 59 juta orang yang mengidap prehipertensi. Bahkan, menurut data yang ada, hanya satu dari pertiganya yang mengetahui kondisinya dan hanya 61% yang mendapatkan perlakuan medis. Sementara dari pasien yang menjalani perlakuan medis hanya 1 pertiga yang dapat mencapai kondisi tensi normal. 

Apa Hubungan Daging Kambing dengan Tekanan Darah Tinggi?


Menurut Ahli Gizi dari Fakultas Kedokteran UGM, Dr. Susetyowati, DCN., M. Kes., konsumsi protein yang berlebih akan berdampak pada terjadinya gangguan lemak dalam darah atau dislipidemia. Menurutnya, konsumsi daging merah dalam porsi berlebih dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Oleh karena itu, konsumsi dalam jangka panjang akan berpengaruh terhadap meningkatnya resiko hipertensi yang menjadi faktor pemicu terjadinya penyempitan pembuluh darah.

Menurut Guyton & hal, 1997 menyebutkan bahwa wanita lebih cenderung mengalami tekanan darah tinggi setelah ia mengalami menopause. Hal ini yang sering terjadi kenapa banyak wanita setelah mengalami menopause lebih rentan untuk terkena tekanan darah tinggi dan stroke. Sehingga, jika Anda memiliki seorang Ibu atau istri yang sudah mengalami menopause, maka alangkah baiknya jika Anda menjaga dan memberi perhatian terhadapnya agar tidak terlalu bekerja keras dan berpikir keras.

Daging kambing dapat berpengaruh terhadap terjadinya tekanan darah tinggi jika dikonsumsi secara berlebihhan apalagi oleh orang yang mengalami riwayat hipertensi (tekanan darah tinggi). Kandungan natrium yang lebih tinggi pada daging kambing menjadi salah satu faktor kenapa daging kambing dapat menyebabkan tekanan darah tinggi karena pada dasarnya tekanan darah tinggi juga terjadi karena natrium di dalam darah yang meningkat.

Adanya Faktor Lain Penyebab Hipertensi

Tidak semua hipertensi terjadi dengan begitu saja setelah kita mengkonsumsi daging kambing. Banyak faktor lain yang juga berpengaruh terhadap terjadinya hipertensi yang dialami sesorang. Faktor-faktor lain yang bisa menyebabkan hipertensi diantaranya:
  • Banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak natrium atau garam
  • Banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi seperti jajanan gorengan
  • Kurangnya berolahraga
  • Beban pikiran yang terlalu berlebihan
  • Kurang istirahat
Itulah sedikit ulasan mengenai dampak daging kambing terhadap hipertensi. Semoga tulisan mengenai Daging Kambing Berdampak Pada Tekanan Darah Tinggi, Hindari Konsumsi Daging Kambing Berlebihan dapat bermanfaat bagi pembaca. Sekian tulisan kali ini, terima kasih telah membaca.
tulisan lain:
  1. Peluang Usaha Budidaya Kambing Etawa di Indonesia yang menjanjikan dan Menguntungkan 
  2. Cara Ternak kambing Kacang Secara Tepat dan Cepat Balik Modal serta Menguntungkan 
  3. 6+ [Cara Ternak Kambing] yang Mudah Tanpa Cari Rumput dan Tanpa Gembala
  4. Cara Fermentasi Jerami dan Debok yang Jitu sebagai Pakan Kambing Tanpa Ngarit 
  5. 3+ [Kelebihan Kambing Toggenburg] Lengkap 
  6. 4+ [Kelebihan Kambing Saanen] Lengkap Yang Penting Dipahami 
  7. 5+ Kelebihan Kambing Alpin Lengkap



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Daging Kambing Berdampak Pada Tekanan Darah Tinggi, Hindari Konsumsi Daging Kambing Berlebihan"

Posting Komentar